Wapres Gibran Menghargai Inisiatif SIG dalam Meningkatkan Ekspor dan Kompetitif Industri

Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, telah menyatakan penghargaannya atas kemajuan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Tuban. Proyek tersebut hampir mencapai tahap penyelesaian dengan perkembangan sebesar 99%. Gibran berharap perusahaan ini akan tetap mempertahankan dan meningkatkan standar serta kepatuhan mereka dalam pengelolaan lingkungan.
Harapan Wapres terhadap Proyek SIG
Gibran berharap bahwa proyek tersebut dapat segera beroperasi dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah internasional serta agenda pembangunan berkelanjutan. Hal ini tidak hanya berlaku di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara lainnya. Kunjungan ke proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Tuban ini dilakukan oleh Gibran bersama rombongan.
Rincian Kunjungan Wapres
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, serta Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, dan tim manajemen perusahaan. Mereka melihat fitur-fitur dermaga yang diproyeksikan mampu mengirim 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional. Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG dan Taiheiyo Cement Corporation melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Kapasitas Ekspor Semen
Proyek ini akan menjadi fasilitas ekspor semen berkapasitas besar yang mengadopsi teknologi modern terkini untuk mendukung operasional ekspor yang efisien dan berkelanjutan. Dengan investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup pengembangan fasilitas dermaga dan pabrik, termasuk peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT.
Pengembangan Fasilitas Tambahan
Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty. Untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton, dan 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton. Proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.
Optimisme Direktur Utama SIG
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan harapannya agar proyek ini dapat selesai dan siap beroperasi secara optimal pada pertengahan tahun 2026. Proyek ini diproyeksikan dapat mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini, dengan kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton semen per tahun. “Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik,” ungkap Indrieffouny.