Dalam era yang semakin peduli terhadap isu lingkungan, De Balen Soultan Hotel di Poltekpar Lombok mengambil langkah berani untuk menjadi pionir dalam praktek keberlanjutan. Dengan meraih penghargaan dari Eco Enzyme Nusantara, hotel ini tidak hanya menonjolkan komitmennya terhadap inovasi hijau, tetapi juga menetapkan standar baru dalam pengelolaan sampah organik di sektor pariwisata Indonesia. Program inovatif ini mengubah limbah dapur menjadi eco enzyme, memberikan solusi nyata terhadap masalah limbah yang kian mendesak.
Kolaborasi yang Menghasilkan Inovasi
Inisiatif ini lahir dari kerja sama antara Unit PUSAKA Poltekpar Lombok dan manajemen De Balen Soultan Hotel. Dipimpin oleh Anas Pattaray, S.Sn., M.Par, Unit PUSAKA berkolaborasi dengan Gugung Gumilar, S.Par., MM.Par, selaku General Manager hotel. Kolaborasi ini sejalan dengan visi Direktur Poltekpar Lombok, Dr. Ali, yang mendorong praktik pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Mendorong Praktik Keberlanjutan
Ketua Unit PUSAKA, Anas Pattaray, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam menerapkan konsep keberlanjutan di lingkungan kampus dan hotel praktik. Ia menekankan pentingnya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa agar mereka tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat langsung dalam pengelolaan limbah.
Transformasi Operasional Hotel yang Ramah Lingkungan
Sementara itu, Gugung Gumilar menambahkan bahwa penerapan eco enzyme adalah bagian penting dari transformasi operasional hotel menuju model yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan program ini, De Balen Soultan Hotel tidak hanya berupaya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi para tamu dan karyawan.
Proses Fermentasi Sampah Dapur
Melalui program inovasi hijau ini, limbah organik, termasuk sampah dapur, diolah melalui proses fermentasi untuk menghasilkan eco enzyme. Metode ini tidak hanya efektif dalam mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga mengurangi emisi gas metana yang berbahaya bagi lingkungan.
- Pengurangan volume sampah ke TPA
- Menekan emisi gas metana
- Memberikan nilai tambah pada limbah dapur
- Mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan
- Menjadi contoh bagi hotel lain dalam pengelolaan sampah
Manfaat Eco Enzyme bagi Hotel dan Lingkungan
Hasil dari proses pembuatan eco enzyme dimanfaatkan secara luas di berbagai area hotel. Cairan ini berfungsi sebagai pembersih alami, digunakan di dapur hingga kamar mandi, serta sebagai pupuk organik dan pengendali hama alami. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, tetapi juga berkontribusi pada pertanian yang lebih berkelanjutan.
Dampak Lingkungan yang Positif
Inisiatif ini berkontribusi signifikan terhadap pengurangan pencemaran dan menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan menerapkan program inovasi hijau ini, De Balen Soultan Hotel tidak hanya menunjukkan komitmen untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, tetapi juga menegaskan perannya sebagai role model dalam industri pariwisata.
Replikasi Model Inovasi Hijau di Sektor Pariwisata
Gugung Gumilar menambahkan harapannya bahwa model ini dapat diadopsi oleh hotel-hotel lain, khususnya yang berada di bawah Kementerian Pariwisata. Dengan langkah konkret menuju industri pariwisata yang lebih hijau dan berkelanjutan, diharapkan inisiatif ini akan menginspirasi lebih banyak pihak untuk mengimplementasikan praktik serupa.
Dengan demikian, De Balen Soultan Hotel bukan hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai pusat inovasi hijau yang berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Melalui pengelolaan sampah yang efektif dan ramah lingkungan, hotel ini menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kemewahan dapat berjalan beriringan.
Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan
Inisiatif De Balen Soultan Hotel juga memiliki dampak pendidikan yang signifikan. Mahasiswa yang berpartisipasi dalam program ini tidak hanya belajar tentang teori keberlanjutan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengelolaan limbah. Hal ini mendorong mereka untuk menjadi duta lingkungan di masa depan.
Peran Mahasiswa dalam Praktik Keberlanjutan
Dengan memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, De Balen Soultan Hotel menciptakan generasi baru yang lebih sadar akan isu-isu lingkungan. Mahasiswa dilatih untuk mengelola sampah secara efektif dan memahami pentingnya keberlanjutan dalam industri pariwisata.
- Pengalaman langsung dalam pengelolaan sampah
- Peningkatan kesadaran akan isu lingkungan
- Pengembangan keterampilan praktis
- Menjadi duta lingkungan di masyarakat
- Kontribusi pada pengembangan pariwisata berkelanjutan
Kesimpulan
Dengan mengintegrasikan prinsip inovasi hijau ke dalam operasionalnya, De Balen Soultan Hotel telah membuktikan bahwa praktek keberlanjutan bukan sekadar pilihan, tetapi suatu kebutuhan. Melalui pengelolaan sampah yang efisien dan ramah lingkungan, hotel ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendidik generasi penerus untuk lebih peduli terhadap alam. Dengan harapan untuk menginspirasi hotel lainnya, De Balen Soultan Hotel menunjukkan bahwa langkah kecil dapat menciptakan dampak yang besar bagi lingkungan dan industri pariwisata secara keseluruhan.
