Dalam upaya memperingati Nuzulul Qur’an, Masjid Nur Ihsan Api-Api menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang berlangsung pada hari Minggu, 15 Maret 2026, di lingkungan masjid yang terletak di Kelurahan Parik Muko Aie, Kecamatan Payakumbuh. Acara ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pembinaan bagi generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Partisipasi Aktif Masyarakat
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, termasuk Camat Payakumbuh, Wifrianto, SH, serta Wali Nagari Simalanggang, Yondrifel, SH. Turut hadir juga Jorong Api-Api, Sahrial, Ketua Masjid Nur Ihsan, Salman, dan pembina pemuda Api-Api, Adrimas dan Waldi Saputra. Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta warga dari Api-Api dan sekitarnya, menunjukkan dukungan yang solid dari komunitas lokal.
Tujuan MTQ Masjid Nur Ihsan
Ketua panitia, Andika Rahman, yang akrab disapa Andi, dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk membina pemuda dan pemudi agar memahami pentingnya membaca serta mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Andi mengungkapkan apresiasi yang mendalam kepada semua panitia yang telah bekerja keras, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Api-Api yang sangat antusias dalam mendukung kegiatan ini.
Cabang Lomba yang Dihadirkan
Acara ini tidak hanya sekadar ceremonial, namun juga diisi dengan berbagai cabang lomba yang menarik. Di antara lomba-lomba tersebut terdapat lomba azan yang diikuti oleh 14 peserta, lomba cerdas cermat dengan 32 peserta, serta lomba MTQ yang menarik perhatian 20 peserta. Khusus untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an, panitia membuka kategori untuk remaja yang berasal dari kalangan umum, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menunjukkan bakat dan kemampuan dalam membaca Al-Qur’an.
Komentar Camat Payakumbuh
Camat Payakumbuh, Wifrianto, juga memberikan sambutan yang penuh semangat. Ia merasa bangga melihat antusiasme masyarakat, khususnya pemuda dan pemudi Api-Api, yang aktif berpartisipasi dalam acara keagamaan ini. “Saya sangat bangga melihat semangat pemuda di sini. Biasanya, pada kegiatan masjid, banyak yang memilih berkumpul di luar. Namun, di sini mereka semua berada di dalam masjid, mengikuti kegiatan dengan serius,” ungkapnya.
Wifrianto berharap bahwa MTQ ini dapat menjadi ajang yang baik untuk menemukan bibit-bibit qari dan qariah yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan semangat ini tidak hanya saat perlombaan, tetapi juga dalam peningkatan ibadah sehari-hari.
Pentingnya Kegiatan Keagamaan
Dalam sambutannya, Wifrianto juga mengingatkan bahwa kegiatan keagamaan seperti MTQ seharusnya tidak hanya ramai saat lomba, namun juga diiringi dengan peningkatan ibadah. “Jangan sampai saat MTQ masjid penuh, tetapi ketika salat Subuh hanya sedikit yang datang. Semoga kegiatan seperti ini semakin meningkatkan semangat kita dalam menjalankan syariat Islam,” pesannya dengan penuh harapan.
Dukungan dari Pengurus Masjid
Ketua Masjid Nur Ihsan Api-Api, Salman, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemuda dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan MTQ ini, baik secara materi maupun tenaga. “Kami selaku pengurus masjid berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan Masjid Nur Ihsan Api-Api. Mudah-mudahan, ke depannya, kegiatan ini dapat lebih baik, lebih besar, dan lebih meriah lagi,” ujarnya dengan optimisme.
Inspirasi dan Harapan untuk Generasi Muda
Melalui MTQ di Masjid Nur Ihsan, diharapkan generasi muda dapat terinspirasi untuk lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan mereka dengan nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam kitab suci. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk memperkuat ikatan komunitas dan meningkatkan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan.
Dengan pelaksanaan MTQ yang sukses ini, diharapkan akan muncul lebih banyak inisiatif serupa yang dapat mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat Api-Api dalam mengikuti kegiatan ini adalah langkah positif ke arah yang lebih baik.
Penutup yang Menjanjikan
Secara keseluruhan, MTQ di Masjid Nur Ihsan Api-Api bukan hanya menjadi sebuah ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Kegiatan ini telah berhasil menarik perhatian dan partisipasi yang tinggi dari masyarakat, sehingga diharapkan akan memicu lebih banyak kegiatan serupa di masa depan.
Dengan dukungan yang terus menerus dari masyarakat dan pengurus masjid, harapan untuk menciptakan generasi yang lebih mencintai Al-Qur’an bukanlah hal yang mustahil. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda kita.
