Kajati Didik Farkhan dan Forkopimda Sulsel Resmikan Pemberangkatan 35 Bus Mudik Gratis Lebaran

Pada Senin, 16 Maret 2026, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, SH MH, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya, meresmikan pemberangkatan 35 bus dalam program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk dukungan dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Pemberangkatan Mudik Gratis yang Berkesan
Acara yang mengusung tema “Mudik Aman Berbagi Harapan” ini dihadiri oleh sejumlah Bupati dan Walikota, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Sulsel, serta perwakilan dari BUMN, BUMD, dan instansi terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mensukseskan program ini.
Pada tahun ini, pemerintah bersama dengan para pemangku kepentingan telah menyiapkan total 35 armada bus untuk melayani masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik. Inisiatif ini merupakan respons atas tingginya animo masyarakat untuk mengikuti program mudik gratis, yang hadir sebagai solusi untuk mengurangi beban lalu lintas selama arus mudik Lebaran.
Rute Keberangkatan Mudik Gratis
Berikut adalah rute yang dilayani oleh armada bus mudik gratis:
- Makassar – Luwu Timur
- Makassar – Palopo
- Makassar – Pare-pare – Sidrap
- Makassar – Pare-pare – Mamuju
- Makassar – Bulukumba
- Makassar – Sinjai
- Makassar – Selayar
- Makassar – Bone
Ucapan Terima Kasih dan Harapan Gubernur
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, terutama kepada jajaran BUMN dan BUMD yang berperan aktif. Ia juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap program mudik gratis sangat tinggi, bahkan terdapat permintaan untuk menambah jumlah bus.
“Semoga fasilitas ini dapat memberikan kenyamanan kepada para pemudik dan berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas,” ungkap Gubernur dengan penuh harapan.
Sinergi Hukum dan Pemulihan Aset
Di kesempatan yang sama, Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi hukum antar instansi dalam mendukung program ini. Ia mengutarakan harapannya untuk terus bekerja sama dengan Kajati Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi, dalam upaya penyelamatan aset daerah.
“Saya berharap kepada Pak Kajati untuk membantu dalam mengembalikan aset-aset milik Pemprov Sulsel. Sebelumnya, Polda Sulsel juga telah memberikan bantuan pengembalian pendapatan daerah yang mencapai lebih dari 50 miliar rupiah,” tegas Gubernur. Pernyataan tersebut disambut baik oleh Kajati Sulsel sebagai bentuk komitmen Kejaksaan dalam penegakan hukum dan pemulihan aset negara.
Tujuan Program Mudik Gratis
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sulsel menjelaskan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas pada saat arus mudik. Pada hari tersebut, sekitar 500 pemudik diberangkatkan dengan menggunakan armada yang telah disiapkan.
“Dari total 35 bus, 13 bus dioperasikan langsung oleh Pemprov Sulsel, sedangkan sisanya difasilitasi oleh BUMN. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama perjalanan, rombongan mudik ini juga mendapatkan pengawalan dari Ditlantas Polda Sulsel,” jelas Kadishub.
Dukungan Jasa Raharja
Kepala Perwakilan Jasa Raharja Sulsel, Mulyadi, juga memberikan dukungan terhadap program mudik gratis ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara Pemprov Sulsel dan BUMN/BUMD dalam melaksanakan program ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
“Program ini sangat membantu dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas serta kepadatan kendaraan pribadi. Sebagai catatan, tahun lalu terdapat 52 korban jiwa akibat arus mudik. Kami berharap tahun ini bisa mencapai zero accident,” tutup Mulyadi dengan optimis.
Antusiasme Masyarakat yang Tinggi
Acara pelepasan mudik gratis berlangsung dengan aman dan tertib, disertai antusiasme tinggi dari warga yang ingin pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama keluarga. Inisiatif ini tidak hanya memberikan solusi transportasi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara masyarakat.
Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih nyaman dan aman. Melalui kolaborasi berbagai pihak, semoga kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahunnya dan menjadi tradisi yang dinantikan oleh pemudik di Sulawesi Selatan.




